BERWISATA REKSA DANA PDF

Pratomo, dan diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama. Gramedia Pustaka Utama sebaga Penerbit. Pratomo Menabung Menabung??

Author:Yojar Gardadal
Country:Iceland
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):4 June 2013
Pages:333
PDF File Size:12.98 Mb
ePub File Size:6.38 Mb
ISBN:814-8-62565-966-5
Downloads:88412
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Meztit



Pratomo, dan diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama. Gramedia Pustaka Utama sebaga Penerbit. Pratomo Menabung Menabung?? Ah, Itu Kuno Berinvestasi Berinvestasi?? Ini Baru Oke Melalui buku ini, kami akan mengajak Anda berwisata menjelajahi dunia reksa dana.

Anda akan kami perkenalkan dengan objek-objek menarik seputar dunia reksa dana. Tentu, dengan harapan, Anda akan memahami dan menikmati "betapa indahnya" dunia reksa dana itu. Tujuan lebih jauh, kami mengajak Anda menelusuri objek-objek wisata reksa dana adalah ingin mengubah kebiasaan Anda: dari seorang penabung menjadi seorang investor. Selain itu, nantinya, Anda diharapkan mampu memanfaatkan reksa dana - sebagai wahana investasi dengan segala potensi keuntungan dan risiko - dengan bijak.

Eko P. Semoga perjalanan anda menyenangkan bersama saya. Saat ini, ia adalah Presiden Direktur PT. Fortis Investments. Saking cintanya dengan dunia buku, ia selalu menyempatkan diri menulis buku dan kali ini dia ingin berbagi pengalaman dengan Anda dalam hal dunia investasi, khusunya Reksa Dana Eko P. Pratomo Sekapur Sirih dari Pemandu Wisata Buku panduan wisata ini diilhami oleh buku sebelumnya yang juga ditulis oleh penulis bersama rekan Ubaidillah Nugraha, Reksa Dana, Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern - yang banyak digunakan untuk materi pelatihan tentang reksa dana.

Melainkan, atas saran seorang rekan, Agung Sarwana, yang juga editor buku ini, dan dari istri penulis, Dian Syarief. Merekalah yang meminta penulis memilih format seperti ini. Tiada kata lain yang bisa penulis lontarkan, kecuali puji syukur kepada Allah SWT; terima kasih buat Bapak dan Ibu serta istri tercinta yang selalu setia menemani dan mendoakan penulis, rekan Agung Sarwana yang terus merengek-rengek memaksa penulis menerbitkan buku ini, Eko B.

Supriyanto, wartawan senior bidang keuangan dan perbankan -- yang dengan teliti dan sabar mengedit buku ini, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, dan semua pihak yang turut membantu penulis. Pratomo Perjalanan ke Kota Pertama Kota pertama yang akan kita kunjungi dan sekaligus pintu gerbang adalah konsep dasar berinvestasi. Di kota ini, kita akan mengenal mengenai pengertian dasar investasi. Pengetahuan yang kita peroleh di kota ini bisa dijadikan bekal untuk kunjungan ke kota-kota berikutnya.

Pratomo Perbedaan Menabung dan Berinvestasi Pokoknya saya harus menabung! Bank Eko P. Pratomo Perbedaan Menabung dan Berinvestasi Banyak di antara kita, yang menyadari pentingnya menabung. Tapi, tidak banyak yang mengetahui tujuan menabung. Bahkan, parahnya lagi, masih ada yang belum bisa membedakan pengertian menabung dengan berinvestasi.

Pratomo Perbedaan Menabung dan Berinvestasi Apa saja, berapa besar dan kapan kebutuhan finansial masa depan keluargaku? Pratomo Perbedaan Menabung dan Berinvestasi Berinvestasi adalah suatu proses menabung yang berorientasi pada tujuan tertentu dan bagaimana mencapai tujuan tersebut. Apakah Anda pernah memikirkan tentang kebutuhan masa depan Anda keluarga secara finansial?

Misalnya, kebutuhan akan proteksi asuransi, rumah dan mobil, pendidikan anak, ibadah umrah atau haji, perjalanan wisata, dan kebutuhan masa pensiun? Jika ya, apakah Anda pernah memikirkan jumlah dana yang dibutuhkan? Juga, kapan Anda membutuhkannya? Semua kebutuhan Anda di atas akan sangat mungkin tercapai apabila Anda melakukan perencanaan sejak dini. Sekarang anda tinggal pilih di antara kedua cara di atas. Yang jelas, berinvestasi lebih banyak memberikan keuntungan ketimbang menabung karena dalam berinvestasi ada unsur perencanaan akan kebutuhan masa depan.

Sedangkan, dalam menabung tidak jelas. Pratomo Mengapa Berinvestasi itu Perlu? Seseorang melakukan investasi karena dipicu oleh kebutuhan akan masa depan. Tapi sayang, banyak di antara kita yang belum memikirkan kebutuhan akan masa depan.

Padahal, kalau saja mereka tahu semakin ke depan, biaya hidup seseorang semakin bertambah. Apakah Anda termasuk kelompok yang seperti itu? Jika tidak, berarti, Anda tergolong kelompok yang peduli dengan masa depan. Seseorang yang menyadari bahwa kebutuhan masa depan akan lebih besar, tentu mereka akan menyempatkan diri berhemat dalam mengelola keuangannya.

Mereka jelas akan melakukan perencanaan investasi guna memenuhi kebutuhan tersebut. Selain kebutuhan akan masa depan, seseorang melakukan investasi karena dipicu oleh banyaknya ketidakpastian atau hal yang tidak terduga dalam hidup ini keterbatasan dana, kondisi kesehatan, musibah, kondisi pasar investasi dan laju inflasi yang tinggi.

Itulah tantangan tambahan yang perlu kita hadapi. Tapi, dengan adanya alternatif instrumen efek investasi memungkinkan seseorang bisa memenuhi kebutuhan masa depan, dengan menentukan prioritas kebutuhan, menetapkan perencanaan yang baik serta implementasi secara disiplin. Perusahaan Investor? Pratomo Instrumen Investasi - Deposito Kalau kita mau melakukan investasi, seyogianya, kita mengetahui terlebih dahulu mengenai instrumen-instrumen investasi.

Tujuannya adalah agar kita bisa menentukan instrumen mana yang paling baik. Setidaknya, ada tiga instrumen dasar yang perlu kita pahami, yaitu deposito, obligasi, dan saham. Deposito yang sering dimaksud umumnya adalah deposito berjangka time deposit. Ia dikeluarkan oleh bank. Di dalam sistem ini, kita investor memberikan pinjaman kepada bank dengan imbalan "bunga" atas nilai pokok yang kita pinjamkan kepada bank. Sebagian besar masyarakat sudah sangat mengenal instrumen ini melalui perbankan.

Dengan tingkat suku bunga perbankan di Indonesia yang secara historis cukup tinggi serta risiko yang rendah membuat deposito menjadi pilihan sebagian besar masyarakat. Namun, dengan adanya perbaikan ekonomi, tingkat suku bunga deposito akan terus menurun.

Oleh karena itu, perlu juga kita mengetahui alternatif investasi lainnya selain deposito yang bisa memberikan tingkat hasil investasi yang lebih tinggi. Pratomo Instrumen Investasi - Obligasi Obligasi hampir mirip dengan deposito, namun ia bukanlah produk perbankan. Obligasi biasanya diterbitkan oleh pemerintah ataupun perusahaan. Perbedaan umum antara kedua instrumen itu adalah dari jangka waktu jatuh tempo.

Deposito berjangka pendek, sedangkan obligasi berjangka panjang. Selain itu, deposito tidak bisa diperdagangkan di pasar, sementara obligasi bisa. Perusahaan membutuhkan dana yang besar untuk membiaya kegiatan usahanya. Selain dari modal yang dimiliki sendiri, ia sering membutuhkan pinjaman dari pihak lain, seperti bank.

Perusahaan biasanya mempunyai alternatif lain untuk memperoleh pinjaman, yaitu dengan berutang kepada investor secara langsung. Instrumen efek utang yang digunakan, salah satunya, adalah obligasi. Obligasi merupakan surat utang yang dibeli oleh investor. Perusahaan akan lebih menguntungkan berutang kepada investor melalui obligasi dibandingkan dengan berutang kepada bank. Karena, perusahaan dapat membayar bunga yang lebih rendah daripada berutang kepada bank.

Mengapa investor tertarik membeli obligasi? Tambahan ini wajar karena selain perlu melakukan analisis tantang perusahaan yang bersangkutan, investor perlu berinvestasi untuk jangka waktu yang lebih panjang lebih dari satu tahun , serta harus menerima risiko baik buruknya kinerja perusahaan tersebut.

Pratomo Instrumen Investasi - Saham Sebagian kecil masayarakat sudah mengenal saham dan berinvestasi di saham. Walaupun dipahami sebagai instrumen yang berisiko tinggi, saham juga menarik untuk dijadikan alternatif investasi karena memiliki potensi hasil yang juga tinggi.

Bagaimana dasar penerbitan saham? Pemilik perusahaan, selain dari modal yang dimiliki sendiri dan berutang kepada bank melalui kredit atau pinjaman atau kepada investor melalui obligasi masih memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan usahanya, yakni dengan menjual sebagian kepemilikannya sahamnya kepada investor publik.

Ini yang sering disebut perusahaan go public. Perusahaan yang baik umumnya akan menghasilkan investasi yang lebih tinggi dari bunga pinjaman deposito atau bahkan bunga kredit.

Karena, sebagian modal usahanya umumnya berasal dari pinjaman bank, sehingga ia perlu menghasilkan investasi yang lebih tinggi untuk mampu membayar pinjaman kepada bank. Selain itu, mendirikan dan mengoperasikan usaha memiliki risiko yang tinggi misalnya kemungkinan bangkrut , sehingga wajar jika pengusaha akan berusaha sekuat tenaga memperoleh hasil investasi yang tinggi di atas bunga pinjaman. Kita, sebagai investor, dapat ikut merasakan potensi keuntungan dari perusahaan dengan memiliki saham-saham perusahaan yang sudah go public.

Namun, kita perlu bersiap juga menerima kemungkinan risiko yang timbul, layaknya sebagai pemilik perusahaan. Salah satu cara mengurangi risiko investasi di saham adalah dengan berinvestasi secara diversifikasi dan untuk jangka panjang.

Gambar di atas menunjukkan bahwa masing-masing instrumen memiliki posisi yang berlainan dari diagram Return vs Risk. Posisi masing-masing instrumen pada diagram tersebut menunjukkan, makin besar keuntungan yang diharapkan atau dihasilkan, makin besar juga risiko yang harus diterima oleh investor. Konsep high risk—high return, low risk—low return berlaku di sini. Risiko investasi dapat pula tercermin dari rentang range variasi minimum dan maksimum return yang dihasilkan pada suatu perioda tertentu lihat tabel berikut.

Berbeda dengan deposito yang tidak diperdagangkan di pasar, obligasi dan saham diperdagangkan di pasar. Hal ini menyebabkan terbentuknya harga pasar obligasi dan saham yang dapat berubah-ubah setiap waktu karena faktor penawaran dan permintaan supply and demand.

Selain dari sisi jangka waktu investasi, perubahan harga pasar menyebakan risiko obligasi dan saham lebih tinggi daripada deposito. Secara ilustrasi, tabel di atas menggambarkan rentang variasi hasil investasi bulanan yang terlihat makin besar untuk obligasi dan saham, juga menunjukkan tingkat risiko yang lebih tinggi relatif terhadap deposito.

Pratomo Diversifikasi Investasi Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang! Maksudnya adalah untuk mengurangi risiko, kita perlu menyebar penempatan investasi, sehinga kita terhindar dari risiko kerugian secara total total loss. Diversifikasi sebaiknya tidak hanya dilakukan untuk penempatan yang berlainan dari satu jenis instrumen, misalnya deposito pada beberapa bank. Namun, juga perlu dilakukan penyebaran pada beberapa instrumen yang berlainan, misalnya deposito, obligasi, saham, dan properti.

Lebih jauh lagi, diversifikasi juga perlu dilakukan untuk beberapa sektor usaha yang berbeda, atau bahkan diversifikasi pada lokasi geografis yang berbeda international diversification. Itulah sebabnya, pengelolaan investasi sering disebut dengan istilah manajemen portofolio karena penempatan investasi akan berupa portofolio kumpulan dari berbagai jenis instrumen dari berbagai perusahaan.

A WILD YEARNING PENELOPE WILLIAMSON PDF

BERWISATA REKSA DANA PDF

Indonesia Buku tidak tersedia Belum banyak orang mengenal Reksa Dana, padahal "sarana investasi" ini sudah mulai diluncurkan di Indonesia sejak tahun Sebagai sarana investasi Reksa Dana akan sangat memudahkan investor, khususnya investor individu untuk memanfaatkan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar, seperti SBI, Deposito, Obligasi Saham, dan instrumen lainnya. Barang kali hanya deposito yang sudah sangat dikenal dan dimanfaatkan banyak orang, selebihnya mungkin sudah ada yang tahu tapi tidak menggunakannya karena berbagai kendala, atau ada yang belum mengenalnya sama sekali. Berbagai macam instrumen investasi itu bertujuan untuk menyediakan peluang bagi masyarakat untu memenuhi kebutuhan finansial mereka di masa depan. Dengan adanya Reksa Dana, berbagai kendala yang dihadapi masyarakat untuk dapat berinvestasi ke dalam instrumen-instrumen tersebut dapat diatasi. Reksa Dana akan menjadi "jembatan" bagi masyarakat untuk berinvestasi ke dalam instrumen-instrumen yang selama ini sulit untuk mereka lakukan sendiri. Buku ini mencoba memperkenalkan Reksa Dana kepada masyarakat dengan format dan tampilan yang lain daripada yang lain.

COMO SEDUCIR A LAS MUJERES KEITH STACI PDF

Berwisata Ke Dunia Reksadana oleh Eko P. Pratomo

Eko P. Saat ini, ia adalah Presiden Direktur PT. Fortis Investments. Saking cintanya dengan dunia buku, ia selalu menyempatkan diri menulis buku dan kali ini dia ingin berbagi pengalaman dengan Anda dalam hal dunia investasi, khusunya Reksa Dana Technology, Buku panduan wisata ini diilhami oleh buku sebelumnya yang juga ditulis oleh penulis bersama rekan Ubaidillah Nugraha, Reksa Dana, Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern - yang banyak digunakan untuk materi pelatihan tentang reksa dana. Melainkan, atas saran seorang rekan, Agung Sarwana, yang juga editor buku ini, dan dari istri penulis, Dian Syarief. Merekalah yang meminta penulis memilih format seperti ini. Tiada kata lain yang bisa penulis lontarkan, kecuali puji syukur kepada Allah SWT; terima kasih buat Bapak dan Ibu serta istri tercinta yang selalu setia menemani dan mendoakan penulis, rekan Agung Sarwana yang terus merengek-rengek memaksa penulis menerbitkan buku ini, Eko B.

Related Articles