DIAGRAM PSIKOMETRI PDF

Nikolkree The Flesch Reading Ease and Flesch—Kincaid Readability scores are both based on the average sentence length and number of syllables per word in a diwgram. The overall length of the item pool should be sufficient to capture each dimension while psikommetri overburdening the respondents. Well-designed scales must be validated in thoughtfully constructed studies where recruitment and training of associates, anticipation of labor and costs, and plans for data management and entry have all been carefully considered. Yes [If yes, how long? These could become useful in analyses of so-called secondary or applied ques- tions that, although interesting, were not considered critical to scale validation.

Author:Jugar Morn
Country:Azerbaijan
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):16 December 2006
Pages:255
PDF File Size:12.20 Mb
ePub File Size:9.68 Mb
ISBN:238-2-62873-975-7
Downloads:68510
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Goltijind



Psikometri suhu udara Prinsip Dasar Pengkondisian Udara Untuk mencapai kenyamanan, kesehatan dan kesegaran hidup dalam rumah tinggal atau bangunan — bangunan bertingkat, khususnya di daerah beriklim tropis dengan udara yang panas dan tingkat kelembaban tinggi, diperlukan usaha untuk mendapatkan udara segar baik udara segar dari alam dan aliran udaran buatan. Karena keadaan alam yang demikian, maka diperlukan suatu cara untuk mendapatkan kenyamanan dengan menggunakan alat penyegaran udara air condition.

Pengkondisian udara adalah perlakuan terhadap udara untuk mengatur suhu, kelembaban, kebersihan dan pendistribusiannya secara serentak guna mencapai kondisi nyaman yang diperlukan oleh orang yang berada di dalam suatu ruangan. Atau dapat didefinisikan suatu proses mendinginkan udara sehingga mencapai temperatur dan kelembaban yang ideal.

Sistem pengkondisian udara pada umumnya dibagi menjadi 2 golongan utama : Pengkondisian udara untuk kenyamanan kerja Pengkondisian udara untuk industri Sistem pengkondisian udara untuk industri dirancang untuk memperoleh suhu, kelembaban dan distribusi udara yang sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh proses serta peralatan yang dipergunakan di dalam ruangan.

Dengan adanya pengkondisian udara ini, diharapkan udara menjadi segar sehingga karyawan dapat bekerja dengan baik, pasien di rumah sakit menjadi lebih nyaman dan penghuni rumah tinggal menjadi nyaman 1. Komposisi utama sistem pengkondisian udara Gambar 9. Sistem pengkondisian udara Gambar 9. Komponen sistem pengkondisian udara adalah: sistem pembangkit kalor, mesin refrigerasi, menara pendingin dan ketel uap sistem pipa: pipa air dan pipa refrigerasi dan pompa pengkondisian udara: saringan udara, pendingin udara, pemanas udara dan pelembab udara sistem saluran udara: kipas dan saluran udara Komponen AC yang dilalui sirkkulasi udara Fan kipas udara menggerakkan udara dari atau ke dalam ruangan.

Udara yang dialirkan fan dapat berupa udara luar, udara ruangan atau gabungan dari udara luar dan udara ruangan. Jumlah aliran udara dan kecepatan udara harus diatur, agar memperoleh sirkulasi udara yang baik Supply Duct saluran udara keluar : untuk saluran udara dingin dari fan ke dalam ruangan Supply out let lubang keluar : untuk megatur arah aliran udara dari fan, sehingga udara terdistribusi ke seluruh ruangan.

Untuk kenyamanan, jumlah out let turut menentukan Ruangan yang didinginkan: ruangan harus tertutup, sehingga udara dingin dalam ruangan tidak terbuang keluar dan udara luar tidak masuk ke dalam ruangan. Gambar 9. Udara dingin digerakkan oleh Fan masuk reducting saluran udara dan melalui out let lubang keluar udara masuk ke dalam ruangan.

Psikrometrik untuk Proses Air Conditioning Psikometrik adalah ilmu yang mempelajari sifat-sifat termodinamika dari udara basah. Secara umum digunakan untuk mengilustrasikan dan menganalisis perubahan sifat termal dan karakteristik dari proses dan siklus sistem penyegaran udara air conditioning. Diagram psikometrik adalah gambaran dari sifat-sifat termodinamika dari udara basah dan variasi proses sistem penyegaran udara dan siklus sistem penyegaran udara.

Dari diagram psikometrik akan membantu dalam perhitungan dan menganalis kerja dan perpindahan energi dari proses dan siklus sistem penyegaran udara. Diagram psikrometrik ditunjukkan pada Gambar 9. Gambar Kurva Psikrometri Proses yang terjadi pada udara dapat diganbarkan dalam bagan psikrometrik guna menjelaskan perubahan sifat-sifat udara yang penting seperti suhu, asio kelembaban dan entalpi dalm proses-proses tersebut.

Beberapa proses dasar dapat ditunjukkan sebagai berikut a. Proses Pemanasan dan pendinginan Proses pemanasan dan pendinginan diartikan sebagai laju perpindahan kalor yang hanya disebabkan oleh perubahan suhu bola kering. Pemanasan dan pendinginan sensibel b. Pelembaban adiabatik dan non adiabatik Gambar 9. Proses pelembaban udara c.

Pendinginan dan pengurangan kelembaban Proses ini menurunkan suhu bola kering dan rasio kelembaban Gambar 9. Proses ini terjadi pada koil pendingin atau alat penurun kelembaban. Pendinginan dan penurunan kelembaban d. Pengurangan kelembaban kimiawi Pada proses kimiawi Gambar 9. Jika proses tersebut diberi penyekat kalor, sehingga entalpinya tetap, dan karena kelembabannya turun maka suhu udara tersebut harus naik.

Proses penurunan kelembaban kimiawi e. Pencampuran Udara Campuran dua aliran udara adalah proses yang umum di dalam pengkondisian udara. Hasilnya adalah kondisi 3, terlihat pada grafik psikrometrik dalam Gambar 9. Skema pencampuran udara Gambar 9. Proses pencampuran udara pada kurva psikrometrik Persamaan dasar untuk proses pencampuran ini adalah persamaan kesetimbangan energi dan keseimbangan massa. Persamaan keseimbangan energi adalah Dan persamaan kestimbangan massa air adalah Suatu pendekatan yang dilakukan oleh para ahli adalah bahwa suhu dan rasio kelembaban merupakan harga rata-rata udara masuk.

Dengan pendekatan ini, titik yang terdapat pada grafik psikrometrik di atas menyatakan hasil dari suatu proses pencampuran yang terletak pada garis lurus yang menghubungkan titik-titik dari kondisi-kondisi pemasukan.

Selanjutnya perbandingan jarak pada garis dan sama dengan perbandingan laju aliran w2 dan w1. Perhitungan Beban Pendinginan Tujuan utama sistem pengkondisian udara adalah mempertahankan keadaan udara didalam ruangan dan meliputi pengaturan temperatur, kelembaban relatif, kecepatan sirkulasi udara maupun kualitas udara.

Sistem pengkondisian udara yang dipasang harus mempunyai kapasitas pendinginan yang tepat dan dapat dikendalikan sepanjang tahun. Kapasitas peralatan yang dapat diperhitungkan berdasarkan beban pendinginan setiap saat yang sebenarnya. Alat pengatur ditentukan berdasarkan kondisi yang diinginkan untuk mempertahankan selama beban puncak maupun sebagian.

Beban puncak maupun sebagian tidak mungkin dapat diukur sehingga diperlukan prediksi melalui perhitungan yang mendekati keadaan yang sebenarnya. Untuk maksud perkiraan tersebut diperlukan survei secara mendalam agar dapat dilakukan analisis yang teliti terhadap sumber-sumber beban pendinginan.

Pemilihan peralatan yang ekonomis dan perancangan sistem yang tepat dapat dilakukan juga beban pendinginan sesaat yang sebenarnya dapat dihitung secara teliti. Beban pendinginan sebenarnya adalah jumlah panas yang dipindahkan oleh sistem pengkondisian udara setiap hari.

Beban pendinginan terdiri atas panas yang berasal dari ruang dan tambahan panas. Tambahan panas adalah jumlah panas setiap saat yang masuk kedalam ruang melalui kaca secara radiasi maupun melalui dinding akibat perbedaan temperatur. Pengaruh penyimpanan energi pada struktur bangunan perlu dipertimbangkan dalam perhitungan tambahan panas. Tata cara perhitungan ini dapat menghasilkan sistem pengaturan udara yang terlalu besar yang mengakibatkan kurang efisien dalam pemakaian.

Dengan makin besarnya biaya-biaya pemakaian energi maka makin dirasa perlu mengadakan optimasi sistem pengaturan udara suatu gedung atau bangunan yang harus dihitung dari waktu kewaktu secara dinamis.

Perhitungan beban pendinginan Didalam kenyataannya kalor yang masuk kedalam gedung tidak tetap, karena faktor-faktor yang mempengaruhi kalor tersebut juga berubah-ubah. Sebagai contoh temperatur udara luar lingkungan nilainya merupakan fungsi waktu, yaitu maksimum disiang hari rendah dipagi dan sore hari, sedang minimumnya dimalam hari.

Demikian pula kelengasan udara luar maupun radiasi surya yang mengenai dinding bangunan nilainya berubah terhadap waktu. Untuk memperhitungkan pengaruh dari perubahan tersebut sangatlah sulit, bahkan mungkin tidak praktis untuk dihitung. Oleh karena itu untuk menentukan keadaan tak lunak transien akan dipilih faktor-faktor yang dominan.

Disamping itu akan diperhatikan adanya absorbsi oleh struktur bangunan. Dasar perhitungan beban pendinginan dilakukan dengan dua cara, yaitu: perhitungan beban kalor puncak untuk menetapkan besarnya instalasi perhitungan beban kalor sesaat, untuk mengetahui biaya operasi jangka pendek dan jangka panjang serta untuk mengetahui karakteristik dinamik dari instalasi yang bersangkutan.

Beban pendinginan merupakan jumlah panas yang dipindahkan oleh suatu sistem pengkondisian udara. Beban pendinginan terdiri dari panas yang berasal dari ruang pendingin dan tambahan panas dari bahan atau produk yang akan didinginkan. Tujuan perhitungan beban pendinginan adalah untuk menduga kapasitas mesin pendingin yang dibutuhkan untuk dapat mempertahankan keadaan optimal yang diinginkan dalam ruang.

Aspek-aspek fisik yang harus diperhatikan dalam perhitungan beban pendingin antara lain : 1. Orientasi gedung dengan mempertimbangkan pencahayaan dan pengaruh angin 2. Pengaruh emperan atau tirai jendela dan pantulan oleh tanah 3. Penggunaan ruang 4. Jumlah dan ukuran ruang 5. Beban dan ukuran semua bagian pembatas dinding 6.

Jumlah dan aktivitas penghuni 7. Jumlah dan jenis lampu 8. Jumlah dan spesifikasi peralatan kerja 9. Udara infiltrasi dan ventilasi Beban pendinginan suatu ruang berasal dari dua sumber, yaitu melalui sumber eksternal dan sumber internal. Sumber panas eksternal antara lain : Radiasi surya yang ditransmisikan melaui kaca Radiasi surya yang mengenai dinding dan atap, dikonduksikan kedalam ruang dengan memperhitungkan efek penyimpangan melalui dinding Panas Konduksi dan konveksi melalui pintu dan kaca jendela akibat perbedaan temperatur.

Panas karena infiltrasi oleh udara akibat pembukaan pintu dan melalui celah-celah jendela. Panas karena ventilasi. Sumber panas internal antara lain : Panas karena penghuni Panas karena lampu dan peralatan listrik Panas yang ditimbulkan oleh peralatan lain Beban pendinginan total merupakan jumlah beban pendinginan tiap ruang. Dalam sistem pendingin dikenal dua macam panas atau kalor yaitu panas sensible panas yang menyebabkan perubahan temperatur tanpa perubahan fase.

Setiap sumber panas yang dapat menaikkan suhu ruangan ditandai dengan naiknya temperatur bola kering Tdb akan menambah beban panas sensible. Panas laten yaitu : panas yang menyebabkan perubahan fase tanpa menyebabkan perubahan temperatur misalnya : kalor penguapan. Setiap sumber panas yang dapat menambah beban laten.

Udara yang dimasukkan kedalam ruangan harus mempunyai kelembaban rendah agar dapat menyerap uap air panas laten dan temperatur yang rendah agar dapat menyerap panas dari berbagai sumber panas dalam ruangan panas sensible , agar kondisi ruangan yang diinginkan dapat dipercepat. Beban ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a.

Penambahan beban sensible Transmisi panas melalui bahan bangunan, melewati atap, dinding, kaca, partisi, langit-langit dan lantai Radiasi sinar matahari Panas dari penerangan atau lampu-lampu Pancaran panas dari penghuni ruangan Panas dari peralatan tambahan dari ruangan Panas dari elektromotor.

JUAN CARLOS ONETTI BIENVENIDO BOB PDF

DIAGRAM PSIKOMETRI PDF

Psikrometrik Psychrometric Psikrometrik Psikrometrik adalah bidang yang mempelajari tentang bagaimana menentukan sifat-sifat fisis dan termodinamika suatu gas yang didalamnya terdapat campuran antara gas-uap. Sebagai contoh adalah menentukan sifat-sifat dari campuran udara dan uap air. Satuan untuk suhu ini bias dalam celcius, Kelvin, fahrenheit. Seperti yang diketahui bahwa thermometer menggunakan prinsip pemuaian zat cair dalam thermometer. Jika kita ingin mengukur suhu udara dengan thermometer biasa maka terjadi perpindahan kalor dari udara ke bulb thermometer. Kenaikan ketinggian cairan ini yang di konversika dengan satuan suhu celcius, Fahrenheit, dll.

CLIVE CUSSLER ALBA DI FUOCO PDF

PSIKROMETRİK DİYAGRAM ÜZERİNDE YAZ VE KIS PROSESLERİNİN HAZIRLANMASI

.

Related Articles